Rabu, 29 Maret 2017

Blanc Optimis Di Maria Bisa Lebih Baik Lagi

Di Maria Dinilai Sangat Oke

Angel di Maria bermain sangat oke sejak bergabung ke Paris Saint-Germain. Manajer PSG Laurent Blanc optimistis Di Maria masih bisa tampil lebih baik lagi.

Angel di Maria mulai bermain di Paris Saint-Germain pada bursa transfer musim panas silam. Dia hengkang dari Manchester United usai gagal menampilkan performa terbaik di klub yang bermarkas di Old Trafford.

Berseragam Les Parisiens, penampilan Di Maria berHasil menunjukkan penampilan terbagus. Winger internasional Argentina tersebut sudah mencetak sembilan gol dan membuat 11 assist dari 21 laga yang dilewatinya di seluruh ajang.

Blanc sadar bahwa Di Maria kadang-kadang tak bermain optimal. Baginya, sang pemain masih butuh waktu lagi untuk bisa klopp dengan para pemain lainnya di PSG.

“Sejak bergabungnya Angel di Maria bersama kami, dia langsung menampilkan performa terbaiknya. Namun dia kadang juga gagal menunjukkan penampilan terbagusnya. Saya pikir dia masih butuh waktu untuk bisa klop dengan para pemain kami lainnya. Tapi sejauh ini dia sudah bermain bagus dan kami yakin dia bisa lebih baik lagi,” ungkap Blanc di situs resmi Paris Saint-Germain.

“Saat anda datang bermain di negara yang tak anda kenal, maka itu tidak akan gampang. Contoh saja salah satu pemain seperti Di Maria, yang pertama kami bergabung ke Paris Saint-Germain. Dia juga harus bisa berapdatasi dulu, baru bisa bermain bagus,” sambungnya.

“Tapi kami sangat senang bisa mendapatkan pemain seperti dia pada bursa transfer musim panas lalu. Dia sudah banyak membantu tim, dengan mencetak gol dan membuat banyak assist untuk timnya. Kami berharap dia bisa terus melanjutkan performa bagusnya.”

Di bawah ini ada Hasil laga antara Exeter melawan Liverpool.

Liverpool bermain imbang 2-2 dengan Exeter di St James Park. Dari Hasil akhir ini maka kedua tim harus melakoni pertandingan ulangan untuk menentukan siapa yang berhak melaju ke babak keempat.

Dalam laga yang digelar St James Park, Sabtu (9/1/2016) dinihari WIB tadi, Liverpool tampil tidak diperkuat sejumlah pemain inti alias lebih cenderung dengan pemain pelapis. Cuma ada beberapa pemain utama yang diturunkan di laga ini seperti Adam Bogdan, Christian Benteke dan Jose Enrique.

Tim besutan Juergen Klopp itu bermain dominasi begitu laga dimulai. Sedangkan Exeter tampil dengan bermain bertahan dan menggandalkan countter attack. Situasi lapangan hijau yang kurang oke bikin Liverpool sulit memainkan Bola cantik.

Kala laga baru berjalan sembilan menit, Exeter mengejutkan Liverpool dengan gol melalui serangan dahsyat. Lewat sisi kiri pertahanan The Reds, Josh Read sukses memberikan operan mendatar kendati dijaga Jose Enrique. Di dalam kotak terlarang, Tom Nichols lantas mengirim si kulit bundar ke dalam jala dengan sundulan yang tak mampu ditepis oleh Bogdan.

Namun Liverpool lantas menyerang tiga menit kemudian melalui Jerome Sinclair. Gol itu dari proses lahirnya dengan sebuah tendangan bebas. Benteke yang menyambut umpan dari jarak dekat menerima tekelan dari pemain lawan, sehingga Bola terlepas dari kakinya.

Akan tetapi, Bola gagal dikuasai dengan bagus oleh pemain Exeter. Usaha pemain lawan untuk membuang Bola malah bikin Bola mengarah ke Jerome Sinclair. Tanpa lama, Sinclair melepaskan tendangan mendatar untuk merobek gawang lawan.

Setelah itu, Liverpool mendapatkan beberapa kans bagus. Namun tak ada yang bisa mengHasilkan gol ke gawang Exeter. Sepakan Ryan Kent melayang usai mengenai pemain, kemudian usaha Kevin Stewart melenceng. Bahkan Joao Teixeira juga sempat memiliki kans, tapi tembakannya bisa dihadang bek Exeter.

Tampil dominasi, tapi Liverpool terlihat sulit menembus dinding pertahanan Exeter. Sebuah kans nyaris berujung gol pada menit ke-39 lewat aksi Stewart. Namun tendangan yang dilakukannya dapat dihadang oleh penjaga gawang tim tuan rumah.

Exeter justru hampir kembali memimpin pada menit ke-41. Operan silang yang dilepaskan Lee Holmes berHasil diterima Christian Ribeiro dengan tandukan. Namun tidak tepat ke arah gawang.

Pada masa injury time paruh perdana, gawang Liverpool kembali bergetar. Dari tendangan sudut, Lee Holmes melepaskan tendangan keras tepat ke arah gawang tanpa bisa dijangkau Bogdan.

Skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Exeter yang sekaligus bertahan hingga turun minum.

Di awal paruh kedua, tepatnya di menit ke-51, Liverpool nyaris kembali menyamakan kedudukan melalui Benteke. Operan silang Cameron Brannagan bisa ditanduk Benteke ke sasaran. Namun Robert Olejnik dengan sigap menghalaunya.

Exeter gantian menyerang pada menit ke-58. Ribeiro kembali mencoba peruntungannya melalui tandukan yang meneruskan operan Holmes, tapi masih melenceng. Delapan menit berselang, giliran Nichols yang mengancam. Namun tendangan bebas yang dieksekusinya masih melayang.

Liverpool akhirnya bisa kembali menyamakan kedudukan di menit ke-73. Sheyi Ojo memberikan operan silang ke dalam kotak. Jordan Moore-Taylor mencoba membuang Bola namun gagal dan Bola jatuh ke kaki Brad Smith. Tanpa lama, dia lantas melepaskan tendangan ke arah gawang.

Tak lama kemudian, Liverpool langsung meningkatkan serangannya demi mencari gol keunggulannya atas Exeter. Pada menit ke-81, Joao Teixeira nyaris membawa tim tamu berbalik unggul andaikan sepakan yang dilakukannya tak mampu ditepis oleh Olejnik.

Hingga pertandingan selesai tidak ada gol tercipta lagi. Statistik mencatat bahwa Liverpool memimpin soal ball posession hingga 56 persen banding 44 persen milik Exeter. Selain itu, tim besutan Juergen Klopp itu bisa melepaskan 16 tendangan dengan lima di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan Exeter cuma bisa melepaskan 14 tembakan dengan dua yang mengarah ke sasaran.

Torehan tersebut menampilkan Exeter bermain lebih baik, di mana mereka sempat memimpin dua kali. Dari Hasil akhir seri itu, maka kedua tim ini harus menjalani pertandingan ulangan demi menentukan siapa yang berhak lolos ke babak keempat. Laga ini akan digelar di Anfield.

Seusai laga, Klopp pun mengaku senang dan puas dengan performa para pemainnya di laga melawan Exeter. Menurutnya, pemain pelapis bisa bermain bagus kendati sempat tertinggal dua kali.

“Ya, saya sangat senang kendati kami sempat tertinggal dua kali. Para pemain muda kami bermain sangat bagus, di mana kami bisa mendominasi dan menciptakan sejumlah kans atas lawan kami,” ungkap Klopp. (As)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar